Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Banner IDwebhost

Malam Pembunuhan Hasan Al-Banna

Hasan ALbanna

Beliau difitnah pemerintah Mesir kala itu. Beliau menjadi tahanan rumah menyusul pembubaran organisasi Ikhwanul Muslimin yang beliau dirikan. Beliau punya firasat bahwa ajalnya akan sebentar lagi. Masyarakat yang mencintai beliau pun bersedih. Beliau begitu dicintai rakyatnya.

Malam 12 Februari 1949 di Kairo, begitu dingin dan mencekam. Lampu-lampu jalan dimatikan, tak biasanya seperti itu. Jalanan pun sepi tak seperti biasanya. Al-Banna & saudaranya iparnya Abdul Karim Mansur di kantor pusat Jamiyyah al-Shubban al-Muslimin bernegosiasi dengan Menteri Zaki Ali Basha yang mewakili pihak pemerintah. Menteri Zaki Ali Basha tidak pernah tiba! 5 jam di sana, Al-Banna dan saudaranya iparnya memutuskan untuk pergi. Ketika Al-Banna dan saudaranya sedang menunggu taksi, ia curiga pada sebuah mobil yang diparkir di depan kantor yang menunggu sejak tadi.

Ketika mereka menaiki Taksi, sesosok misterius menyergap Al-Banna di jendela Taksi dan menembaknya 7 kali. Al-Banna mencoba melawan dengan menarik kerah si pembunuh, namun pembunuh misterius itu kabur. Kakak iparnya sempat menulis nomor mobil itu. Al-Banna dibawa ke rumah sakit, namun aneh, sungguh aneh, tak ada rumah sakit dekat situ yang menerima beliau.

Bapak perintis pergerakan Islam itu pun syahid (Insya Allah) dengan 7 tembakan di dadanya.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun

Posting Komentar untuk "Malam Pembunuhan Hasan Al-Banna"

Hosting Unlimited Indonesia